Kamis, 26 Maret 2015

Seleksi Administrasi LPDP

Bismillahirrahmanirrahim,
Karena ini adalah sebuah janji maka adalah utang jika aku tak menepatinya.

Sejak dinyatakan lulus administrasi pada seleksi beasiswa pendidikan Indonesia jalur afirmasi, saya berjanji pada diri sendiri bahwa saya akan berbagi pengalaman di blog ini jika nanti saya lulus seleksi wawancara. Alhamdulillah Tuhan menginginkan kalian membaca cerita saya, Dia memberikan saya kesempatan memenuhi janji itu.

Saat itu mungkin bulan maret 2014 atau mungkin sebelum itu. Saya dan seorang teman "Nia Adam" sedang duduk di depan sebuah ruangan menunggu pembimbing kami yang sedang memberikan kuliah pada mahasiswa pasca sarjana. Setelah beliau keluar dari ruangan dan melihat kami sedang bermain dengan hp, beliau tiba-tiba saja mengatakan kalian daftar beasiswa lpdp ini alamat webnya http://www.lpdp.depkeu.go.id/ dan jadilah kami menyibukkan hp untuk untuk membaca info tentang beasiswa tersebut. Disitulah pada awalnya saya mulai memantapkan diri untuk mendaftar beasiswa ini.

Bulan-bulan berikutnya saya disibukkan dengan kegiatan penelitian yang benar-benar menyita waktu dan pikiran. Jadilah saya menyimpan rencana persiapan pendaftaran beasiswa ini untuk sementara. Namun saya masih kadang membaca blog tentang pengalaman mereka yang telah lolos beasiswa ini. Sampai bulan agustus setelah penelitian dan mengambil beberapa hari untuk istirahat saya kembali menyibukkan diri untuk mempersiapkan berkas-berkas yang dibutuhkan. Mulai dari essay yang saya koreksi sendiri setiap harinya dan kadang saya minta teman-teman saya untuk membacanya. Terimakasih Waqiah Idris semangatnya selalu dan menyempatkan diri membaca essay saya :*. Sampai mengisi formulir yang sebelumnya saya minta lewat email pada cso juga berkas lain seperti ijazah dari SD sampai SMA, Sertifikat TOEFL, dan bulan oktober setelah ujian meja mulai mengurus surat rekomendasi yang sebanyak tiga kali saya minta tanda tangan Profesor karena kesalahan kata yang adalah kesalahan saya pribadi (Terimakasih Prof. Amran), surat keterangan penerima bidik misi,  tranksrip nilai, dan surat keterangan lulus karena kebetulan ijazah saya belum ada. Wisuda saja belum.Oh iya, sekedar informasi saya mendapatkan semangat juga setelah ujian meja. Yang adalah penguji dan pembimbing saya yang memberikan semangat untuk melanjutkan studi. Mereka lah yang kemudian berperan penting pada usaha saya melanjutkan pendidikan. Saya akan menyebutkan nama malaikat2 hebat tersebut pada postingan berikutnya.

Setelah bulan november saya kembali ke kampung dan mengirimkan berkas tersebut dari kampung saya di Majene sulawesi barat. Saya menunggu pengumuman sampai awal desember sambil menunggu wisuda namun ternyata pengumuman itu ta' kunjung datang. Saat saya menghungi cso balasannya kurang lebih mengatakan pendaftaran akan diinfokan pada bulan januari silahkan melakukan pendaftaran ulang periode berikutnya. Ahhha, jadi saya mendaftar diluar periode. Saya pun mulai lupa dan sibuk dengan persiapan untuk pemndaftaran periode berikutnya. Saya tidak tahu apakah ini semangat atau nekat, tapi saya benar-benar hanya memikirkan untuk sekolah saat itu.

Januari 2015, masih pagi sekali. Seorang teman bernama Rizal Ensyamada mengirimkan pesan di facebook bahwa pengumuman sudah keluar. Saya pikir itu pengumuman kapan periode berikutnya akan dibuka. Jadilah saya membuka email saya secepat kilat. Dan mendapatkan email pengumuman seleksi administrasi. Sayang sekali karena saya tinggal di pedalaman yang jaringan internetnya masih sangat lamban, sehingga download lampiran pun tidak dapat dilakukan. Dan saya bingung sendiri. Saya menunggu jadwal, kok yang masuk pengumuman seleksi ?. Kutanyakan itu pada Kk Rizal. "Itu berarti lulus seleksi administrasi dek" Hah ? saya jadi tambah bingung sendiri. Kk Rizal mengirimkan print screen dari pengumuman tersebut yang terdapat nama saya. Alhamdulillah.

Beberapa hari berikutnya saya mulai menerima info tentang seleksi berikutnya yakni wawancara.Adalah sebuah seleksi yang benar-benar menguji kesabaran saya. Terimakasih.
Tapi saya akan menceritakannya lain kali :D.

Tips:
- Rajin-rajin membaca info tentang beasiswa lpdp. Jangan mau disuap terus. Kadang orang bukan tidak mau berbagi info tapi kalo pertanyaan anda sudah jelas di panduan, rasanya anda bisa mendapatkannya sendiri. 
- Persiapkan berkas anda se perfect mungkin. Jangan asal mengerjakannya. Setiap orang selalu berhak mendapatkan sebesar yang ia usahakan.
- Periksa essay anda sampai anda sendiri senang membacanya. Jika anda saja tidak sudi melihatnya apalagi orang lain ?. Periksakan juga pada teman.
- Kabarnya seleksi afirmasi berikutnya sudah harus menggunakan Toefl ITP minimal 400 dan tentu saja akan lebih baik jika nilai anda di atas standar bukan ?
- Mintalah rekomendasi pada orang yang benar2 mengenal anda.
- Ini yang terakhir dan yang paling penting. Jangan lupa berdoa dan meminta do'a dari orang lain, terutama kedua orang tua. Percayalah. Do'a adalah satu2nya yang bisa kita lakukan setelah memberikan usaha terbaik kita.